Pelatihan Industri Kecil Batik di Kecamatan Pakisaji

0
30

  

Membatik merupakan salah satu bentuk seni kerajinan yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Yang membedakan hanyalah ketekunan dan kesabaran ketika membuat motif batik itu sendiri. Bagi para pemula, mereka bisa memulainya dengan belajar batik tulis.

Disperindag Kab.Jepara didalam Pembinaan Industri Kecil Batik ikut berpartisipasi didalam kegiatan Pelatihan membatik dalam Program TMMD yg diselenggarakan di Desa Tanjung Kec.Pakisaji Kab.Jepara. Pembinaan tsb diikuti oleh warga Desa Tanjung yg berkeinginan mengembangkan Batik pada umumnya.Niat yg luarbiasa tsb di akomodasi didalam Pelatihan Dasar Pemula selama tiga hari mulai tanggal 15 s.d 17 Oktober 2019 bertempat di Balaidesa Tanjung Kec.Pakisaji.

Melalui Arahan dari Instruktur Batik Ibu Alfi yg notabene adalah Guru SMK 1 Jepara,para peserta Pemula Membatik mendapat tahapan2 dan Proses membatik yang benar dan terarah,tahapan proses tsb antara lain;

Pertama, ketika sudah menyiapkan peralatan membatik, upayakan kain mori yang hendak dibatik ditata sedemikian rupa. Hal ini menghindari agar batik tidak kusut dan kita sendiri mudah membatik kainnya.

Kedua, selanjutnya bisa memanaskan lilin atau malam di kompor dan wajan yang telah disiapkan. Upayakan menjaga kestabilan suhu kompor agar tetap panas sehingga lilin atau malam dapat mencair secara merata.

Ketiga, setelah siap masukkan cairan lilin ke dalam canting dan ukirlah kain batik dengan canting dan malam sesuai dengan motif yang sebelumnya telah digambar pada kain. sebelum lilin di ukir ke kain, ada baiknya, ujung canting ditiup-tiup secara perlahan. Ini kiat agar lubang canting tidak tersumbat dan lilin/malam dapat mengalir lancar.

Keempat, batiklah kain dengan perlahan dan tidak tergesa-gesa terlebih bila Anda belum professional benar. Selesaikan membatik dari urutan atas ke bawah, samping kiri ke kanan atau sebaliknya, sehingga selesai secara teratur.

Kelima, setelah selesai, biasanya kita bisa langsung melakukan pewarnaan. Namun bila harus menunggu keesokan harinya, simpanlah dengan posisi melipat yang benar agar menghindari patahan-patahan pada lilin. Patahan tersebut akan berpengaruh pada saat proses pewarnaan.

Keenam, Kain yang sudah dililin bisa langsung diberi warna melalui proses pewarnaan. Pada saat proses ini, kalian bisa melakukannya beberapa kali sesuai dengan warna yang diinginkan.

Ketujuh, selanjutnya setelah diberi warna, lilin pada kain akan dilorot, nama prosesnya ialah pelorotan. Ketika melorot, biasanya digunakan air yang telah panas mendidih, agar lilin dapat terlepas dengan mudah.

Kedelapan, setelah proses pewarnaan dan pelorotan, kain batik tersebut dapat dibilas menggunakan air bersih dan selanjutnya bisa dijemur.

Kesembilan, setelah proses tersebut selesai jemur kain pada tempat yang teduh dan terangin-angin, hindari secara langsung cahaya matahari yang berlebihan.